PEMUDA BERPOTENSI
”Wahai Pemuda Sesungguhnya di punggungmu ada Raksasa yang sedang tidur, Ayo
bengunkan Raksasa tersebut agar kalian mampu menggapai cita-cita kalian,” (Mr.
Crowen).
Apa maksud
Paragraf di atas ???
Maksudnya adalah Sesungguhnya setiap
pemuda mempunyai Potensi yang besar yang belum berkembang, di ibaratkan dengan
Raksasa yang sedang tidur karena potensi tersebut masih berbaring di atas kasur
kemalasan, yang berbantal kenikmatan dan berselimut rasa putus asa.
Lalu Bagaimana Realisasi yang harus kita lakukan
guna membangunkan/ mengembangkan Potensi kita?
Yang harus kita lakukan adalah
Pertama :
Mengenal Diri kita sendiri
Misalkan : a. Kita seorang Pelajar, Kita harus tahu bahwa tugas kita
adalah
belajar-belajar dan belajar.
b. Kita seorang santri, kita harus tahu bahwa
tugas kita adalah
mengaji dan mengabdi
kepada kiai
c. Kita seorang pekerja kita harus tahu bahwa
tugas kita tiada
lain kecuali bekerja
dll.
Kedua
: Mengenal Potensi kita
Kita akan bisa
mengembangkan potensi kita kalau kita tahu potensi kita
dalam bidang apa.
Misalkan : Seoramng
pelajar, ketika belajar MTK,Fisika, ekonomi dan
akuntansi merasa
kesulitan, tapi ketika belajar Al-Qur’an
Hadits,Fiqih,
Akidah Akhlak, dia merasa enjoy maka dia
mempunyai
Potensi dalam bidang Agama, begitu juga
sebaliknya.
Ketiga : Mulai mengembangkan Potensi kita
Setelah kita tahu Potensi kita dalam satu
bidang study, maka langkah
kita selanjutnya
mulai mengembangkannya, dengan cara melatih diri dan
lebih konsentrasi pada satu bidang tersebut dengan tidak meninggalkan
bidang-bidang Yang
lain.
Keempat :
Berdo’a, bermunajat, meminta kepada Allah, karna Potensi yang kita miliki
adalah Anugrah terbesar
dari Allah.
Disamping itu kita juga harus sering-sering membaca Sejarah/profil pemuda
salaf yang sukses mengembangkan potensinya.
Yuk kita baca Sejarah sosok pemuda salaf
dibawah ini.
Yang saya maksud adalah Ibnu Mas’ud
Siapa sih beliau ini?
Beliau adalah salah satu sahabat Nabi yang
sangat terkenal
Beliau adalah salah satu dari 10 orang sahabat
yang diberi kabar gembira dengan surga
Beliau adalah orang yang alim Fiqih
dan Haditsnya sehingga tidak jarang kita temukan hadits Nabi yang berbunyi an
ibni mas’udin RA.
Setelah membaca sedikit Profil
beliau mungkin kita menganggap beliau adalah orang yang punya wajah tampan,
berbadan tinggi, besar, tegap, gagah dan kaya, akan tetapi anggapan kita salah.
Beliau sebenarnya berbadan kurus,
krempeng, hitam, tinggi badannya se ukuran orang yang sedang duduk alias Cebol.
Tapi mengapa walaupun demikian beliau
mempunyai derajat yang tinggi?
Jawabannya tidak lain karena beliau
mampu mengembangkan potensinya, beliau sadar bahwa badannya tidak se gagah Ali
RA, Tidak mempunyai kekayaan seperti Abu Bakar, Tidak mempunyai rumah megah
seperti rumahnya Arkam ibnul Arkam dan tidak mempunyai keberanian seperti Umar
RA. Tapi beliau tahu bahwa dirinya mempunyai potensi dalam bidang ke ilmuan dan
beliau mengembangkannya sehingga beliau memperoleh derajat yang tinggi
tersebut.
Wahai Pemuda Marilah mulai
sekarang dan seterusnya kita kembangkan Potensi secara optimal kita agar kita tidak terlarut oleh waktu dan
termakan zaman.
By : Rois Al- Mudabbir
Tidak ada komentar:
Posting Komentar