Senin, 12 Mei 2014

Antara Akhwat dan Cewek "Emansipasi wanita"



Pilih Akhwat ato Cewek ???

            Judul ini sangat urgen bagi kaum pemuda dalam memilih calon pendamping hidup, dan juga sangat urgen bagi kaum wanita tuk mengisi kehidupannya. Sengaja penulis menulis artikel ini tujuannya untuk menambah wawasan dan motivasi bagi pembaca (santri PPSM) santri putri khususnya dalam menentukan kiblat/arah tujuan masa depannya demi meraih kebaikan di dunia & akhirat.

            Mungkin ada sedikit kejanggalan di pikiran pembaca, apa sih bedanya antara akhwat & cewek?? Bukannya tu cuman beda bahasa aja?  
            Memang benar bahwa itu hanya perbedaan bahasa aja, akhwat itu dari bahasa Arab yang artinya saudara perempuan & cewek juga seorang perempuan, namun di samping itu ada juga yang membedakan ke duanya, yaitu amaliah al-yaumiahnya. Jadi meskipun secara qudrat ilahiahnya sama, yaitu sama-sama wanita namun busana, sifat, tingkah laku, cara pandang, prinsip hidup, gaya hidup, motivasi, hobi & cita-citanya berbeda. 
            Akhwat adalah sosok wanita dengan jilbab besar, selalu menundukkan mata, menjaga kehormatan dan tentunya aktif dalam dunia keislaman. Sedang cewek  biasa diartikan dengan perempuan muda belia (ABG), sedikit manja & gaul men.

 Untuk lebih jelasnya akan dipaparkan perbedaan-perbedaan pada Akhwat & cewek, mau tau?? Baca terus donk!! Ok?
            Cewek masa kini ciri-cirinya adalah mengutamakan penampilan, semua pengen punya penampilan yang cuantik, aduhai & seksi segala macam cara dilakukan mulai dari makai bedak, lipstick, lulur, gelang, kalung, anting, sampai makai anting di hidung segala, kaya’ Karena kapoor hehe. Cewek juga maunya bebas berbusana, yakni senangnya yang ada buka bukanya gitu dech, pokoknya maunya yang bebas-bebas, bebas berbusana, bebas bergaul, maksudnya semua orang dia gauli, jangan ngeres dulu ya! maksudnya semua orang yang dia kenal dijadikan teman akrab ga’ pilih-pilih dulu, ga’ pandang jenis kelamin & ga’ pandang bulu, juga maunya bebas berkarir maksudnya pengen jadi orang terkenal ato mempunyai profesi yang hebat. itu semua sich yajuz-yajuz aja, but harus yang sesuai dengan qodrat seorang wanita donk! 

Misalkan jadi guru, Dosen, dokter, presenter, pegawai bank, dll namun bila ingin jadi kades, bupati, gubernur & presiden tu kurang pantes ja, cz wanita tu dlo’ifah/feminine alias lemah ga’ tahan banting, apalagi kalau mau jadi tentara, itu sudah T E R LA L U, katanya alan. Hehe 
            Berbeda dengan Akhwat, cirri-cirinya ialah senantiasa berpakaian yang sesuai syari’at & budaya bangsa Indonesia, yakni berpakaian rapi & berjilbab ga’ buka bukaan & ga’ makai baju yang ketat-ketat, disamping itu dia juga Buta huruf tentang pacaran, maksudnya ga’ kenal & ga’ mau kenal sama yang namanya pacaran prinsipnya dia mau pacaran setelah menikah, dengan siapa?? Ya dengan suaminya lah, artinya dia akan mencurahkan semua rasa cinta, kasih & sayangnya hanya pada suaminya. Yang terakhir dia lebih cinta pada Tuhannya yakni Allah & Rasulnya Nabi Muhammad serta Wanita-wanita sholihah adalah idolanya sepeti :

 Sayyidah Khodijah, Maryam, Aisyah, Fatimah Azzahro, Robi’ah al- Adawiyah sampai RA. Kartini dll. 
Nah sekarang kira-kira pembaca (Lk) mau yang mana akhwat ato cewek??
& pembaca (Pr) mau ngikut yang Akhwat ato ngikut yang cewek??

            Kalau menurut pendapat penulis ya lebih baik pilih yang akhwat, pasti bakal bahagia & harmonis, yang (Pr) lebih baik ngikut jejak akhwat cz ada sabda Nabi Muhammad SAW yang kesimpulannya bahwa pada akhir zaman banyak wanita-wanita yang berlebih-lebihan dalam berpakaian/berpenampilan akan tetapi mereka tidak akan mencium aroma surga artinya mazuq N E R A K A, na’udzu billah min dzalik. 
Allahumma sallimna wal muslimin, Allahumma ij’alna min ahliljannah wala taj’alna min ahlinnar.
Amin Wslm
             

Tidak ada komentar:

Posting Komentar